PEKALONGAN — Kodim 0710/Pekalongan terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan melalui program Jembatan Perintis Garuda Tahap V & VI. Pada Minggu (23/8/2026), pelaksanaan kegiatan difokuskan pada pembangunan Jembatan Desa Rengas di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, yang saat ini pengerjaannya telah mencapai progres fisik sebesar 59 persen tanpa adanya deviasi dari target yang direncanakan.
Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Sengkarang ini dirancang memiliki panjang 100 meter dan lebar 120 centimeter. Kehadiran jembatan ini menjadi akses transportasi yang sangat krusial karena menghubungkan langsung wilayah Desa Rengas di Kecamatan Kedungwuni dengan Desa Jajarwayang di Kecamatan Bojong. Sebanyak 7.000 jiwa warga di kawasan tersebut diproyeksikan akan merasakan manfaat langsung dari terbukanya akses konektivitas antar-kecamatan ini.
Pengerjaan yang telah dimulai sejak 6 Juni 2026 lalu tersebut kini mencatatkan kemajuan signifikan pada berbagai sektor struktur fisik. Pengerjaan pondasi, perapihan, serta pengecatan pondasi dan pilon telah selesai 100 persen, begitu pula dengan proses pelepasan bekisting. Sementara itu, untuk penyiapan komponen pendukung lainnya mencatatkan kemajuan yang memuaskan, meliputi penyiapan besi UNP sebesar 95 persen, penyiapan realing 91 persen, penyiapan kabel sling 74 persen, serta pembersihan lahan yang telah mencapai 70 persen.
Keberhasilan capaian target pembangunan jembatan ini didukung oleh sinergitas kuat di lapangan antara 5 personel TNI dari Kodim 0710/Pekalongan, 2 orang perangkat Pemerintah Desa Rengas, serta 13 orang warga masyarakat setempat yang bergotong-royong bersama. Didukung kondisi cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari, seluruh tahapan pengerjaan di lokasi koordinat Lat -6.948007 Long 109.618945 tersebut dapat berjalan aman dan lancar menuju target penyelesaian struktur atas.
